Setiap manusia setelah menyelesaikan pendidikan tertentu pada
akhirnya, suka ataupun tidak suka harus memasuki dan bersaing dipasar
kerja. Mengingat di era global saat ini penuh dengan persangan yang
ketat maka bagi calon
tenaga kerja ( pelamar ) harus
mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga harapan yang diinginkan bisa
terwujud.
Adapun tahapan yang harus dipersiapkan dengan sebaiknya yaitu:
1. Persiapan awal/ sebelum melamar
2. Persiapan kedua/ saat tes atau seleksi
3. Masa percobaan/ training
A. Persiapan awal / sebelum melamar
a. Persiapan mental, percaya diri & optimis
Persiapan mental
Sebelum melamar anda harus mempersiapkan mental anda , yang perlu anda
perhatikan bahwa anda harus siap menerima kegagalan sehingga dari
kegagalan ini bisa dijadikan pengalaman untuk bangkit lagi karena bagi
yang tidak siap mental ,aka kegagalan akan dijadikan akhir segalamya
sehingga timbul putus asa dan tidak mau berusaha dan tidak sedikit
yang mengalami stress atau gangguan kejiwaan, mudah-mudahan hal ini
tidak terjadi. Orang bijak mengatakan : dalam menjalani kehidupan suka
dan duka selalu akan dihadapi, suka...siapapun pasti akan mampu untuk
menghadapi, duka... tidak semua orang bisa menghadapi hanya orang
beriman dan bermental baja yang bisa menghadapi.
Percaya diri dan optimis
Disamping persiapan mental yang baik anda harus mempunyai sifat
percayadiri dan potimis (positive thinking) bahwa anda mampu intuk
bersaing dan menjadi pemenang dan sifat ini harus di imbangi dengan
kemampuan yang harus anda miliki. Jangan sampai terjadi over percaya
diri (PD yang berlebihan) dan over optimis semantara anda tidak
mempunyai kemampuan atau skill yang memadai.
b. Kemampuan/skill
Sebelummelamar pekerjaan pastikan ..! anda sudah mempunyai kemampuan /
skill yang baik dan layak. Kemampuan skill itu melipiti:
Kemampuan akademik
Kemampuan menguasai materi sesuai dengan bidang yang tekah di tekuni
(spesialisasi).
Contoh: anda kuliah pada jurusan programer komputer maka anda harus
menguasai materi yang berhubungan dengan programer computer, anda
kuliah pada jurusan akuntansi maka anda harus menguasai materi yang
berhubungan dengan akuntansi.
Kemampuan mengoperasikan komputer
Kemampuan mengoperasikan komputer merupakan sesuatu yang harus tidak
bisa ditawar lagi ( Dos, Windows, Ms word, Ms excel. Ms access, Ms
power point, internet.
Kemampuan bahasa inggris.
Begitu juga denagn bahasa inggris sangat penting karena bahasa
global/internasional dan bahasa inggris merupakan hal yang tidak bisa
ditawar-tawar lagi jika anda ingin memasuki suatu instansi swasta,
swasta multinasional dan swasta asing (minimal and bisa conversation.
Disamping bahasa inggris alangkah biknya ditunjang dengan bahasa asing
lainnya.
Jika kemampuan akademik, computer dan bahasa inggris masih minim bahkan
anda lupa ( walau sudah pernah mendapatkan do kampus) maka tidak ada
jalan lain anda harus review atau mengulang materi tersebut, sehingga
jika anda diuji atau dites maka anda sudah siap ( ready to fight)
c. Persiapan berkas
Sebelum anda melamar pekerjaan (ada atau tidak ada lowongan) maka anda
harus mempersiapkan berkas yang dibutuhkan, segera di usahakan:
- Buat daftar riwayat hidup sebanyak-banyaknya
- Siapkan foto copy identitas / KTP secukupnya
- Siapkan foto copy ijazah dan sertifikat lainnya secukupnya yang
sudah dilegalisir
- Siapkan foto copy surat keterangan pengalaman kerja secukupnya
(jika ada)
- Siapkan foto berwarna terbaru ukuran 4X6 secukupnya sebagai
persediaan
- Siapkan surat keterangan sehat dan foto kopy secukupnya (yang
dikeluarkan RS)
- Siapkan surat keterangan kelakuan baik & copy secupupnya )yang
dikeluarkan kepolisian)
- Siapkan kartu kuning dan copy secukupnya ( randucasnake)
Catatan:
Setiap berkas diusahakan di-foto copy minimal 10 lembar dan dimasukkan
dalam amplop folio masing-masing dan berilah tanda /ditulisi, sehingga
sewaktu-waktu ada loeongan maka anda sudah tidak sibuk atau repot lagi
mengurus berkas.
d. Perbanyak teman sehabat dan relasi
Orang bijak mengatakan sejuta sahabat sangatlah kurang dan satu orang
musuh sangatlah banyak. Dari pesan ini dapat diambil hikmahnya bahwa
sahabat atau teman yang sangat banyak amat penting bagi kita dan
tidak jarang rezeki dan informasi yang positif itu datanya dari
seorang teman dan sahabat. Bahkan ada seseorang yang bisa berhasil
mencapai kehidupan materi atau karir pada mulanya berasal bantuan dan
informasi dari seorang teman, namun dalam hal ini kita tidak selalu
menggantungkan teman atau sahabat atau kita melakukan suatu tindakan
kolusi dan nepotisme yang negatif atau tidak obyektif
e. Giat mencari informasi lowongan kerja
Informasi lowongan kerja dapat dicari:
- Koran harian
- Media elektrinoka ( TV< radio )
- Internet
- Instansi terkait : depnaker
- Kerabat/mitra/relasi/teman (poin d)
f. Daftar nama perusahaan
Ada baiknya anda mempunyai daftar nama perusahan, terutama nama
perusahaan yang bonafit/profesional di wilayah anda ( daftar nama
perusahaan bisa dicari dibiku telepon/yellow pages) maksunya dengan
mengetahui nama-nama perusahaan anda dapat mencoba-coba mengirimkan
lamarn , mungkin lamaran yang anda kirim mendapatkan respon jawaban
(cara coba-coba ini juga sering dilakukan oleh para pencari kerja) dan
tidak ada salahnya cara ini dicoba.
g. Pembuatan surat permohonan lamaran kerja
Dalam pembuatan surat permohonan lamaran kerja yang perlu diperhatikan:
- Tulisan harus rapi (jika merasa tulisan tangan kurang bagus
maka bisa diketik dikomputer atau mesin ketik)
- Alamat tujuan harus jelas ( jika dikirim via pos)
- Sebutkan sumber informasi dari mana lowongan kertja tersebut
berasal
- Sebutkan posisi yang akan anda lamar
- Kelengkapan berkas lamaran (lihat kembali pada poin persiapan
berkas)
- Berkas lamaran anda klip supaya tidak berhamburan dengan urutan:
surat lamaran, pas fhoto, fotocopy identitas, daftar riwayat
hidup/curriculum vitae(cv), foto copy surat keterangan sehat, foto copy
surat keterangan baik (SKKB), foto copy kartu kuning, foto copy ijazah,
foto copy sertifikat, foto copy surat pengalaman kerja dan foto copy
berkas penunjang lainnya yang dianggap perlu.
Contoh: surat lamaran dan daftart riwayat hidup singkat.Contoh 1
(surat lamaran yang bersumber dari surat kabar, radio, TV, rekan
Palu,......
Kepada Yth.....
Salam sejahtera kami sampaikan,
Dengan hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama :
Alamat :
Berdasarkan informasi yang kami terima dari......bahwa
PT........atau perusahaan yang bapak pimpin membutuhkan karywan yang
akan menempati posisi sebagai...... sehubungan dengan hal tersebut
kami mengajukan permohonan untuk bisa bergabunga dengan perusahaan yang
bapak pimpin. sebagai bahan pertimbangan bersama ini kami melampirkan:
1. Pas foto
2. Daftar riwayat hidup
3. ........
Besar harapan kami untuk bisa dipertimbangkan dan diterima
permohonan yang kami ajukan ini, sambil menunggu jawaban lebih lanjut,
kami mengucapakan banyak terima kasih.
Hormat kami
Marerai
................................
(nama pelamar)
Catatan:
1. Suber informasi lowongan harus disebutkan dengan jlas
Jika dari koran : contoh : harian pagi radar sulteng, sabtu, 04 sep
2010
Jika dari radio : contoh : radio X tentang iklan lowongan, sabtu, 04
sept 2010.
Jika dari rekan : contoh : rekan kami (tidak menyebutkan nama)
Salah satu karyawan bernama.......(sebut nama)
Salah satu karyawan (tanpa sebut nama)
2. Posisi
Jika dalam iklan Anda diharuskan posisi yng akan diisi, maka Anda harus
menuliskan posisi dan kode posisi.Contoh: dari surat lamaran diatas:
staff accounting ( SA), sekretaris (SEK) dll.
3. Lampiran
Anda harus melampirkan berkas lamaran pekerjaan (lihat persiapan
lampiran dan urutannya)
4. Nama pelamar jamgan lupa ditulis dan tanda tangan (jika diharuskan
memakai materai maka tempel dan tanda tangan diatas materai tersebut)
Contoh 2 (surat lamaran yang tidak bersumber&bersifat spekulasi atau
cob-coba)
Hampir sama dengan contoh 1, tapi kalimat berdasarkan “berdasarkan
informasi yang kami terima dst...” diganti dengan:
“dengan ini kami mengajukan permohonan lamaran pekerjaan unuk bisa
bergabung dan menjadi karyawan diperusahaan yang bapak pimpin dengan
posisi sesuai dengan ijasah dan keahlian kami atau menurut kebijaksanaan
perusahaan”.
Contoh 3 (daftar riwayat hidup singkat atau curriculum vitae/cv)
Daftar riwayat hidup
1. Data pribadi
a. Nama lengkap : Heru afianto
b. Nama panggilan : Heru afianto
c. Tempat & tanggal lahir : Malang, 2
september 1970
d. Agama : Islam
e. Suku/bangsa : Jawa/indonesia
f. Golongan darah : B
g. Alamat rumah : Jl. Kavaleri H. 68 malang
h. Status : Sudah menikah
i. Nama istri : Rina tunus
II. Pendidikan
a. Formal
1. SD Kamajaya Tex-malang-jawa timur , lulus Tahun 1984
2. SMP Negeri Malang-jawa timur lulus Tahun 1987
3. SMA Negeri 4 Malang-jawa timur lulus Tahun 1990
4. Universitas, merdeka-Malang-jawa timur, Lulus Tahun 1994
(s1-fakultas ekonomi-jurusan Akuntansi)
b. Non formal
1. Pelatihan jurnalistik kampus
2. Pelatihan operator komputer (MS office dan internet)
3. Pelatihan komputer akuntansi
4. Pelatihan instruktur komputer
III. Pengalaman
a. Pengalaman kerja
1. PT. Astra-internasional Daihatsu
Lokasi : Malang-jawa timur
Masa kerja : Maret 1992s/d desember 1994
Jabatan : sales eksecutive
2. PT. Fajar Bumi Sakti- Bakrie grup
Lokasi : samarinda-Kalimantan timur
Masa kerja : desember 1994 s/d september 1996
Jabatan : finance and accounting control
3. PT. Freeport-indonesia
Lokasi : jakarta
Masa kerja : oktober 1996 s/d oktober 1997
Jabatan : internal audit staff
4. PT. Kalimantan sanggar pusaka-lyman group
Lokasi : pontianak – kalimantan barat
Masa kerja ; oktober 1997 s/d nopember 1998
Jabatan ; chief accounting & finance palm oil mill
5. Lembaga sentra pendidikan bisnis
Lokasi : palu-sulawesi tengah
Masa kerja : desember 1998 s/d.....
Jabatan : manager
b. Organisasi
1. Organisasi siswa intra sekolah (OSIS)-SMAN 4 malang
Jabatan : ketua (1988-1989)
2. Organisasi senat mahasiswa universitas malang
Jabatan : wakil ketua ( 1991-1993)
3. Organisasi KNPI kota malang-jawa timur
Jabatan : bendahara ( 1991-1993)
IV. Data orang tua dan keluarga
a. Nama ayah : moh nawawi
b. Nama ibu : tuning rahayu (almh)
c. Jumlah saudara kandung : 4 orang
d. Jumlah saudara tiri : tidak ada
Demikian daftar riwayat hidup ini kami buat dengan sebenarnya
HERU AFIANTO
h. Doa
Sabda nabi muhammad SAW : berusaha dan bekerjalah sebaik-baiknya untuk
duniamu seakan-akan engkau akan hidup selama-lamanya serta beribadahlah
sebaik-baiknya dan akhlas untuk akhiratmu seakan-akan englau akan mati
besok pagi.
Dari sabda diatas kita bisa mengambil hikmah harus ada keseimbangan
antara kehidupan duia dan akhirat. Hubungan dengan materi tersebut
adalah disamping mempersiapkan mental dengan baik, percaya diri,
kemampuan atau skill yang dimiliki maka senantiasa dan selalu
terus-menerus berdoa kepada Allah yaitu: menjalankan sholat lima waktu
dengan sebaik-baiknya diakhiri dengan doa, melakukan sholat malam
(tahajud), sholat dhuha(untuk kemudahan urusan dunia) dan ibadah
lainnya, insya Allah akan terkabul....
B. Persiapan kedua / menghadapi tes atau seleksi
Dalam menghadapi tahap ini anda harus dalam kondisi siap segalanya.
Tes biasanya sebagai:
Tes berkas
Tes yang dilakukan mengenai kelengkapan berkas atau yang menjadi
persyaratan
Tes lisan
Tes yang dilakukan berhadapan secara langsung (face to face ) antara
penguji dan pihak yang di uji. Misaknya : tes interview, tanya jawab,
tes lisan kemampuan akademik .
Tes tulis
Tes yang dilakukan secara tertullis dengan menjawab suatu soal yang
disediakan penguji.
Misalnya:
Tes tulis akademik : untuk mengetahui kemampuan bidang yang ditekuni
/spesialisasi
Tes psiko tes : untuk mengetahui kemampuan atau tingkat /Q atau
intelejensia.
Tes praktek
Tes yang dilakukan dengan mengerjakan atau mengoperasikan suatu alat /
benda .misalnya : tes mengoperasikan komputer , internet, membuat
program, perakitan kompuer dan lain-lain.
Tes kesehatan
Tes yang dilakukan untuk mengetahui kindisi kesehatan tubuh. Tes
kesehatan bisa meliputi kesehatan dalam dan luar yang sering disebut
general checup
Kesehatan dalam meliputi: darah, paru-paru, tenggorokan dan organ dalam
lainnya.
Kesehatan luar meliputi: mata telinga gigi , hidung dan organ luar
lainnya.
Tahapan dalam proses perekrutan karyawan :
1. Seleksi berkas
2. Interview/wawancara awal
3. Tes akademik
4. Tes psiko
5. Tes kesehatan
6. Interview/wawancara akhir
SELEKSI
BERKAS
Berkas biasanya dikirim via pos atau diantar langsung. Berkas yang masuk
akan diseleksi oleh tim rekruitmen, apakah sudah sesuai dengan yang
disyaratkan, jika tidak sesuai dengan salah satu syarat saja, maka
kemungkinan berkas yang masuk tidak diterima/ gugur. Jadi disini sudah
ad pelamar yang gugur.
Misalnya: suatu lowongan dibutuhkan sekretaris disyaratkan:
a. Lulusan D-1
b. Wanita berpenampalan menarik (umur 20-25)
c. Belum menikah
d. Bisa mengoperasikan
komputer (minimal office)
e. Bisa berbahasa inggris aktif dan pasif
Setelah melihat persyaratan diatas jika pelamar tidak memenuhi salah
satu persyaratn maka disarankan agar tidak melamar karena sudah pasti
tidak akan diterima tetapi jika pelamar ingin coba-coba tidak ada
salahnya, namun yang pasti kemungkinan besar tidak diterima.
INTERVIEW/WAWANCARA AWAL
setelah lulus tes berkas biasanya ada panggilan dari tim rekruitmen
untuk mengikuti tes selanjutnya atu interview / wawancara awal
(panggilan bisa via telepon atau surat).interview merupakan salah satu
proses dalam perekrutan karyawan dn merupakan hal penting disamping
penilaian lainnya, tidak jarang seorang pelamar dilihat dari riwayat
hidup bagus, syarat dan kriteria yang ditentukan juga oke, tapi mengapa
bisa gagal olehnya itu untuk menghadapi tes wawncara /interview harus
ada persiapan khusus sehingga pada waktu hari “H” tidak bamyak
mengalami hambaan terutama dari factor kejiwaan atau psikollogi
(gugup,tegang, nervous, demam panggung dan sejenisnya yang bisa
membuyarkan konsentrasi) bahkan beberapa pengamatan menunjukkan bahwa
tes wawancara yang paling menentukan diterima tidaknya seorang pelamar.
Interview awal merupakan hal yang sangat penting karena dari sini
merupakan kesan perama dan harus diingat pelamar harus menciptakan suatu
kesan pertama yang positif dan mengesankan. Ada salah satu ikklan di
TV “kesan pertama begitu menggoda, seterusnya terserah anda...” ungkapan
tersebut sangatlah tepat bagi pelamar yang akan melakukan
intterview/wawancara awal dengan tim rekruitmen/tim pewawancara
Metode menghadapi tes wawancara pekerjaan yang dapat menimbulkan kesan
pertama yang positif dan mengesankan bagi tim pewawancara dapat
dilakukan yaitu:
1. Persiapan interview / wawancara
Latihan acting
Anda perlu latihan dirumah sebelum tes wawancara , jika perlu latihan
acting di depan cermin yang seakan-akan anda dalam suasana yang
sebenarnya, yakni dihadapi oleh pewancara lebih bagus lagi ajak orang
lain untuk menillainya, pada waktu latihan acting taruhlah kursi
didepan cermin kemudian anda duduk di kursi tesebut dengan egak lurus
bersandar (namun tidak tegang/nervous, untuk menghilangkan ketegangan
tariklah nafas dlam-dalam).letakkan kedua tangan dipamgkuan dimana
kedua tangan saling menggenggam, posisi kaki sejajar menginjakkan
lantai dan kaki jangan diangkat. Begitu pentingnya latihan acting ini
harus dilakukan aga anda pada saat tes wawancara tidak nervous atau
tidak tegang, karena jika anda kondisi nervous atau tegang maka segala
apa yang telah anda persiapkan akan menjadi berantakan. Ada sebagian
orang untuk mengatasi ketegangan dan menambiah percaya diri dengan
mengkonsumsi narkoba, jangan sekali-kali ini anda lakukan.
Materi wawancara dan review kemamouan akademik dan skill
Untuk kelancaran berbiara pada saat wawancara maka anda persiapkan
hal-hal dibawah ini, biasanya hal tesebutbsering ditanyakan oleh
pewawancara, yaitu:
a. Hafalkan daftar riwayat anda dan keluarga(bisa dilakukan pada
saatlatihan acting), usahakan paling tidak sama dengan yang anda tulis
dalam daftar riwayat hidup
b. Pelajari, latih dan ulang kembali kemampuan akademik dan sskill
mungkin dalam tes wawancara akan ditanyakan
Busana
Ada pepatah jawa mengatakan “ ajining rogo soko busono” artiny kemulyaan
raga/ badan slah satunya tergantung dari busana yang dipakai. Di
samping itu persiapkan bsana yang akan dipaki saat wawancara, kalau
perlu anda coba beberpa kali, sambil bercermin, apakah busana tersebut
sudah layak dan tidak mneggangggu anda pada saat wawancara . busana
yang anda pakai harus rapi, resmi, sopan usahakan baju lengan panjang,
bawahan bukan dari jeans, warna busana disesuaikan dengan jenis kuit
(hindari warna yang menyolok) sepatu dari kulit warna gelap atau
disesuaikan dengan warna busana (usahakan disikat) dan untuk wanita
disarankan tidak menggunakan rok moni tetapi rok panjang yang mempunyai
kesan sopan dan beretika
Kerapin busana tidak ditentukan mahal dan baru, walaupun baju sudah tua
jika disetrika dan diberi pengharum maka akan berkesan rapi
Rambut
Rambut harus ditata dan diatur sedemikian rapi, sehingga menri untuk
dilihat dan tidak mengganggu anda pada saa wawancara, terutama rambut
pelamar laki-laki (jika perlu memakai minyak rambut)
Tata rias (khusus untuk wanita).
Tata rias wajah bagi pelamar wanita, harus diperhatikan pada saat
menghadapintes khususnya tes waancara dan tata rias ini menurut
sebagian besar wanita sangat berperan dalam penampilan dan menumbuhkan
rasa peercaya diri. menurut beberapa ahli tata rias bahwa pemakaian alat
kosmetik (khususnya wanita sebisa mungkin sesuaikan dengan kondisi usia
, namun karena pembahasan ini mengenai tata rias pelamar kerja wanita
yang usianya berkisar 18-25 tahun ,maka sebaiknya tata rias tidak
mencolok (minor) khususnya untuk bedak, alis, lipstik dan eye shadow.
Bedak jangan terlalu tebalL
ipstik disarankan untuk menggunakan warna yang lembut dan disesuaikan
warna kulit dan warna bibir.
Alis jangan terlalu tebal atau dilukis, disarankan bulu alis tidak
memakai pensil alis .Eye shadow disarankan tidak terlalu tebal, karena
jika terlalu tebal maka terkesan mata anda terlihat pucat.Kesimpulan:
tata rias anda jangan berlebihan, pakailah sewajarnya namun bisa
memberikan kesan keaanggunan penampilan anda
Kesehatan badan
Anda harus memperhatikan kesehatan mulut, gigi dan bau badan, pada saat
akan tes wawancara, sebelum wawancara gosoklah gigi sebersih mungkin
kalau perlu memaki parfum mulut agar kesegaran dan keharuman mulut tetap
terjaga.Untuk menambah rasa percaya diri pakailah parfum badan dengan
aroma yang lembut dan tidak menyengat yang membuat pusing kepala.
Pada saat interview / wawancara hari “H”
Pada saat memasuki ruangan tes interview/wawancara
Pada saat akan memasuki ruangan untuk menghindari ketegangan yaitu
berdo’a dan tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan dan pada saat anda
memasuki ruaangan tes anda tidak diperkenankan langsung masuk (slonong
boy) , namun harus menggunakan etika, bisa dilakukan sebagai berikut:
a. Jika ruangan tertutup pntu maka sebaiknya anda ketuk 3 kali. Jika
sudah ada jawaban atau dipersilahkan masuk silahkan anda masuk, namun
jika ketukan 3 kali yang pertama tidak ada jawaban (mungkin tidak
terdengar) maka coba sekali lagi ketuk agak sedikit keras, jika ketikan
yang kedua tidak ada jawaban maka sebaiknya anda minta tolong kepada
petugs kantor atau perusahaan yang bisa n\menolong anda.
b. Jika ruangan sudah terbuka atau sudah masuk ruangan
- Segera ucapkan salam ( assalamualaikum, selamat pagi atau sesuai
dengan waktu) disertai dengan sedikit senyum, dengan sikap berdiri
tegap, namun tidak tegang dan tidak seperti militer dan perkenalkan
identitas anda dan maksud kedatangan anda, sebagai contoh dapat
digunakan kalimat”mohon ma’af, pa bisa saya memperkenalkan diri , nama
saya alfiarta, maksud kedatangan saya untuk menghadapai tes interview
atau wawancara sehubungan dengan panggilan yang saya terima via
telepon”. (jika panggilan via surat maka anda katakan via surat, jangan
lup bawa surat pangilan tersebut dan tunjukkan)
- Jangan dulu duduk sebelum dipersilahkan... jika anda sudah berdiri
agak lama dan belum dipersilahkan duduk (mungkin pewawancara lupa
mempersiapkan) , maka anda bisa berinisiatif mengatakan “mohon
ma’af....boleh saya duduk....”.
- Setelah dipersilahkan duduk maka duduklah dengan santai/atau tidak
tegang dengan cara duduk tegak lurus , posisi kaki bertumpu dilantai
secara sejajar (kaki jangan ditempatkan pada kursi atau diangkat salah
satu),sebaiknya sebelum wawncara bernafaslah dengan teratur dan tenang
seperti biasanya , percaya atau tidak, banyak orang yang lupa bernafas
pada saat dalam keadaan stress, ingatlah selalu pada waktu latihan....!
Pada saat interview/wawancara
1. Bahasa
Setiap pertanyaan yang diajukan pewawancara jawablah dengan singkat dan
jelas (tidak bertele-tele), dengan menggunakan bahasa indonesia yang
baik dan benar (baku), hindari istilah/bahasa kedaerahan atau kesukuan
(yang bisa membuat bingung pewawancara) dan sampaikan dengan lembut
namun tegas dan dapat didengar dengan jelas ( jangan terlalu pelan
karena pewawancara bisa tidak terdengar dan hal ini akan mempengaruhi
penilaian). Serta hindari pengucapan kata-kata yang tidak perlu seperti :
‘eee...anu...” atau kata kedaerahan “no...jo...na...”
Biasanya pertanyaan pertama tentang riwayat hidup, maka s\anda harus
menjawab secara singkat namun lengkap dan terperinci ( minimal harus
sama dengan yang anda tulis pada daftar riwayat hidup).
Jika pertanyaan yang diajukan menyangkut akademik atau pengetahuan
lainnya maka anda harus jawab seperti diatas, jika perlu ( apabila
disediakan white board dan spidol) anda mempresentasikan atau
menjelaskan di white board sebagai etika bisa diucapakan “ mohon maaf,
pa bisa sy jelaskan di whie board” jika pewawancara mengizinkan
silahkan anda lakukan, namun jika pewawancara merasa tidk perlu maka
anda tidak boleh memaksekan ( karena hal ini bisa menunjukkan emosi dan
keangkuhan anda dimata pewawancara).
Jika pewawancara menginginkan atau memerintahkan anda untuk menjelaskan
pada white board , maka anda harus melaksanakan (jika anda tidak
melaksanakan maka anda akan dinilai tidak mampu yang pada akhirnya akan
mempengeruhi penilaian anda).
2. Bahasa tubuh/gerakan
Beberapa pengamat personalia dari perusahaan berpendapat sebagian
orang mengalami kegagalan dalam tes wawancara adalah terletak dari
bahasa tubuh yang tidak menunjang atau tidak berkenan tim wawancara.
Bahasa tubuh itu melipiti podtur dan gedture (gerakan)
a. Biasanya sebelum wawancara berlangsung dimulai dengan berjabat
tangan, pada saat berjabat tangan yang perlu diperhatikan : jangan
mencengkeram terlalu keras (dengan ibarat: seakan-akan kau tidak akan
kulepaskan) atau jangan terlalu lembek dan jangan sampai berjabat
tangan dengan cara menggelitik (menggoda) karena itu tidak beetika yang
pada akhirnya anda mempunyai kesan sangat negatif.
Dalam berjabat tangan gunakan feelling untuk menyeimbangi kuatnya
genggamannya. Mengapa.... karena biasa orang sering mengidentikkan
batasan normal atau tidak naormal. Dengan mencontek kekuatan genggaman
si pewawancara, akan mengesankan anda termasuk orang yang sama
normalnya dengan dia, situasi ini menunjukkan kesan kekompakan dan
menumbuhkan pertemanan yang munculnya secara feeling . bukan keangjuhan
ataumkelembekan.
b. Postur
Yang banyak menjadi perhatian orang rupanya juga terlatak pada cara
berdiri dan berjalan pada seseorang. Untuk itu berdiri dan berjalanlah
dengan sikap tegap,. Bukan berarti harus tegap dan kaku seperti
prajurit(militer). Namun hal ini dimaksudkan lebih pada upaya untuk
menunjukkan kesan bahwa anda mempunyai susunan tulang yang normal.
c. Mata /pandangan
Pada saat wawancara, ingat....jangan menatap tajam pewawancara secara
terus-menerus , apalagi seakan-akan ingin melumat pewawancara, hal ini
bisa terkesan seperti dalam film horor . mana mau dia nanti sekantor
dengan anda. Jadi jagalah kontak mata selama 5 -8 detik sekali. Trutama
saat anda mendengarkan pertanyaan sesekali kepala mengangguk untuk
membuat kesan anda faham akan pertanyaan.
Setelah ada kntak pandangan 5-8 detik sekali, alihkan pandangan anda
dalam kawasan segitiga : kiri-kanan dan bawah (atas bibir) ini merupakan
sebagai pengimbangan dalam kontak pandang dengan sipewawancara . namun
yang harus diingat dalam mengalihkan pandangan mata jangan sampai
terkesan jelalatan atau memain-mainkan mata anda, apalagi anda sampai
mengerlingkan mata ...jangan sekali anda lakukan...! karena sangat
tekesan negatif dan jorok.
Saat aanda ditanya “maukah anda bekerja disini...” maka anda jawab “
saya sangat berharap bisa bekerja disini” maka menunduklah sedikit
(sekali lagi...sedikit) lalu tataplah matanya denyan senyum tipis dan
ramag
d. Bibir
Pada saat wawancara baik pada saat mendengar atau menjawab pertanyaan
posisi bibir tertutup (namun jangan terlalu rapat) , jangan sekali-kali
menggerakkan bibir yang bisa menimbulkan kesan negatif, misalnya:
menggigit bibir ( akan menimbulkan kesan bahwa anda bingung, takut atau
nervous), komat-kamit, memainkan bibir dengan cara mengulm keatas atau
kebawah ( akan terkesan negatif dan jika anda wanita maka akan
terkesan anda sebagai “penggoda”) walaupun , bibir anda termasuk orang
yang mempunyai bibir sensual atau indah bersikaplah biasa / wajar dan
tidak meminkan bibir atau membuat gerakan bibir yang bisa terkesan
negatif.
e. Tangan
Tangan tanpa sadar biasanya menggeliat kesana kemari dalam menjawab
pertanyaan. “buatlah tangan “berbicara” jangan “berteriak”. Posisi
tangan sama seperti pada waktu latihan acting yaitu: letakkan tangan
dipangkuan dengan jari-jari saling menjepit satu sama lain. Ini
diharapkan untuk menghindari godaan dai gerakan yang tidak perlu.
Sebaiknya usahakan tangan dipertahankan berada posisi ini sampai dengan
selesai. Munculan kesan bahwa anda mampu menguasai diri dan tidak dalam
keadaan tertekan. Ingatlah....jamgan sekali-kali menunjukkkan jari
keraut wajah apalagi menudng si pewawancara.
Geraka yang tidak perlu dan terkadang timbul secara tidak sadar yaitu:
membelai rambur, menggaruk (padahal tidak gatal) , menggosok pipi atau
bagian yang lain kaena gerakan tersebut akan terkesan anda tidak yakin
(ragu-ragu) sehingga akan seakan-akan anda dianggap berbohong
f. Kaki
Hindari duduk dengan kaki bersilang, apalagi menempelkan satu kaki
dilutut kaki yang lain, yang lebih parah anda angkat kaki terlalu tinggi
maka ini meninjukkan kesan keangkuhan dan kesombongan.
TES AKADEMIK
Pada waktu menghadapi tes akademik, persiapkan terlabih dahulu
(seperti yang telah dibahas dimuka) pstikan anda sudah siap. Hal-hal
yang harus diperhatikan:
berdoa sebelum mengerjakan
Persiapkan alat tulis dengan baik
Pada waktu megerjakan soal/kasus jangan terlalu tegang, karena
ketegangan biasa menbuyarkan apa yang ada pada otak
Kerjaka soal yang dianggap mudah dulu dan perhitungkan waktu yang
disediakan
Jangan sekali-kali bekerjasama dengan peserta lainnya karena hal ini
bisa berakibat fatal, cobalah anda bekerja sendiri
Jawablah semu pertanyaan dengan baik dan lengkap namun singkat seerta
tulisan harus jelas (bisa dibaca , karena walau jawaban anda benar namun
tulisan tidak jelas maka akan mempengaruhi penilaian bahkan jawaban
anda mungkin tidak diperiksa dan pada akhirya anda tidak lulus).
Jika tes akademik berupa lisan/wawancara maka anda harus ingat kembali
metode wawancara yang telah dijelaskan diatas.
TES PSIKO
Tes psiko adalah tes untuk mengetahui tingkat intelejensia (IQ) ,
kejiwaan ( psikologo), kecerdasan, ketahanan bekerja dalam menghadapi
suatu tekanan, cara kerja dan hasil kerja. Biasnaya tes psiko ini anda
bisa membeli tes psiko ditoko buku. Hal yang harus diperhatikan sama
dengan menghadapi tes akademik
TES KESEHATAN
Tes kesehatan yang sering dilakukan unuk memasuki pasar kerja yaitu tes
kesehatan dalam dan luar . tes kesehatan dalam meliputi : darah,
paru-paru, dan organ tubuh bagian dalam lainya. Tes kesehatn luar
melputi: kulit, mata, hidung, telinga, tenggorokan mulut,. Dalam
menghadapi tes kesehatan usahakan kondisi tubuh dalam keadaan fit
INTERVIEW / WAWANCARA AKHIR
Setelah melewati beberpa tahapan tes jika anda memenuhi kriteria yang
diperlukan maka tahap akhir biassanya dilakukan interview akhir,
biasanya meliputi gaji , job description penandatanganan surat
kesepakatan kerja atau kontrak kerja .
Pada tahap ini dalam menjawab pertanyaan harus hati-hati , karena
biasanya penginterview memberikan pertanyaan pancingan, jika salah
menjawab akan berakibat gugur dan tidak diterima dan harus diingat pada
tahap ini masih ada seleksi artinya masih “ ada yang diuang”.contoh
pertanyaan yang sangat peka:
Pertanyaan tentang gaji
Jika anda diterima berapa gaji yang anda harapkan.........
Jawaban:
Bagi pencari kerja sangat sulit menjawab, karena masih belum ada
pengalaman sebaiknya tahu diri dan tidak usah menuntut gaji, jawaban
bisa seperti ini”mohon maaf....karena kami masih belum mempunyai
pengalaman kerja, maka mengenai gaji kami serahkan sepenuhnya kepada
pihak menejemen perusahaan, saya yakin perusahaan mempunyai standar
gaji yang layak” namun jika pewawancara mendesak jawaban nilai nominal
gaji (angkanya) maka bisa dijawab dengan melihat atau mengacu pada nilai
UMP (upah minimum provinsi) setempat dan biaya hidup setempat.
Ada kalanya penginterview langsung menyodorkan daftar gaji dan langsung
menanyakan apakah setuju atau tidak(jika setuju maka diterima dan jika
tidak setuju maka tidak diterima).
Pertanyaan tentang kesediaan kerja dan penempatan
“apakah anda bersedia bekerja dengan baik dan ditempatkan dibagian
sesuai kebutuhan perusahaan” untuk menjawab pertanyaan ini sebaiknya
secara diplomatis dan tidak bertele-tele “saya sangat berharap bisa
bergabung dengan perusahaaan ini dan insya allah ssya akan bekerja
dengan sebaiknya sesuai dengan kemampuan yang saya miliki dan sesuai
dengan aturan perusahaan”
Untuk pertanyaaan kedua (penempatan kerja) biasanya pertanyaan ini
bersifat pancingan . misalnya: anda melamar pada bagian keuangan sesuai
dengan lowongan kerja yang dibutuhkan namun pada saat wawancara akhir
anda ditawari pada bagian akir, maka jawablah “ saya bersedia
ditempatkan dibagian manapun sesuai dengan kebijakan perusahaan”. Dengan
jawaban seperti ini menunjukkan kesan kesungguhan dan keseriusan anda
dalam menerima tawaran kerja walau pun terkadang ini sebagai basa-basi.
Jika anda sukses dalam wawancara tahap akhir, maka biasanya anda
langsung menandatangani kontrak kerja dan langsung bekerja tapi masih
dalam masa training atau percobaan ( satu, dua atau tiga bulan).